Selasa, 22 Juli 2014

Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang adalah investasi dimana dana yang kita masukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka waktu minimal 1 tahun. Investasi jangka panjang sangatlah penting untuk memperhatikan bukti kinerja imbal hasil jangka panjang terhadap aset investasi yang berbeda-beda dan melakukan investasi pada jangka waktu tersebut guna mendapatkan hasil investasi terbaik. Misalnya pada suatu jangka waktu yang panjang ( misalnya di atas 10 tahun), saham menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan obligasi, dan obligasi menghasilkan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan memegang tunai. Menurut teori keuangan hal ini disebabkan oleh risiko yang lebih besar pada saham ( lebih bergejolak ) dari pada obligasi yang lebih berisiko dibanding tunai. Dan adanya penurunan terhadap nilai investasi jangka panjang yang dibebankan pada laporan laba rugi. Penurunan nilai tercatat dapat dipulihkan jika selanjutnya terdapat kenaikan dalam nilai invetasi tersebut, atau jika alasan penurunan tersebut tidak relevan lagi. Pemulihan tersebut tidak boleh menyebabkan nilai investasi melebihi biaya perolehannya semula (original cost).








Tidak ada komentar:

Posting Komentar