Selasa, 22 Juli 2014

Dana yang berasal dari masyarakat luas

Sumber dana ini merupakan suatu keberhasilan bank yang mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini.sumber dana merupakan sumber dana paling mudah dalam operasinalnya dibandingkan dengan  sumber dana lainnya. akan tetapi sumber dana ini relatif lebih mahal dibandingkan dari sumber dana laiinya.
Adapun kegiatan penghimpunan dana ini dibagi 3 jenis yaitu :
Simpanan Giro (Demand Deposit)
Simpanan Tabungan (Saving Deposit)
Simpanan Deposito (Time Deposit)
dan dari ke tiga perbedaan penghimpunan tersebut yaitu Simpanan dari giro merupakan dana murah bagi bank, karena bunga atau balas jasa yang dibayar paling murah jika dibandingkan dengan simpanan tabungan dan simpanan deposito. Sedangkan simpanan tabungan dan simpanan deposito disebut dana mahal, hal ini disebabkan bunga yang dibayar kepada pemegangnya relatif lebih tinggi, jika dibandingkan dengan jasa giro.


Dana yang bersumber dari bank itu sendiri

Maksud dari perolehan dana tersebut adalah dana yang  yang bersumber dari bank itu sendiri adalah modal setor dari para pemegang saham. Dana sendiri adalah dana yang berasal dari para pemegang saham bank atau pemilik saham.
Adapun dana yang diperoleh dari bank itu sendiri adalah :
1. Setoran modal dari pemegang saham yaitu merupakan modal dari para pemegang saham lama atau pemgang saham yang baru. Dana yang disetor secara efektif oleh para pemegang saham pada waktu bank berdiri.
2. Cadangan laba, yaitu merupakan laba yang setiap tahun di cadangkan oleh bank dan sementara waktu belum digunakan.dan akan dipergunakan untuk menutupi timbulnya resiko di kemudian hari.
3. Laba bank yang belum di bagi, merupakan laba tahun berjalan tapi belum dibagikan kepada para pemegang saham.


Manajemen Sumber Dana

Manajemen dana bank adalah suatu kegiatan perencanaan, Pelaksanaan, dan pengendalian terhadap Penghimpunan dana yang ada di masyarakat. kemudian dana yang masuk akan dialihkan dari masyarakat surplus atau yang berkelebihan dana ke masyarakat deficit atau yang kekurangan dana dengan bentuk yang bermacam-macam.
Awal dari kegiatan perbankan dengan diperolehnya sumber dana atau Source of fund yang dapat berupa demand deposit(giro),saving deposit(tabungan),time deposit(deposito). Dana yang diperoleh ini digunakan untuk menjalankan kegiatan dari bank itu sendiri.
Fungsi dari manajemen dana bank ini sudah sangat jelas yaitu untuk mengelola bank agar dapat memenuhi kebutuhan supaya dapat menjalankan kegiatan operasional bank itu sendiri dan dapat menjaga liquiditas bank,mencapai tingkat profitabilitas yang cukup, dan mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan menjaga agar posisi likuiditas tetap aman.
Dan aktiva bank mempunyai dua peranan penting yaitu non earning asssets(aktiva yang tidak mengasilkan) meliputi primary reserve,dan penaman dana dalam aktiva tetap dan investasi.sedangkan earning assets(aktiva yang menghasilkan) meliputi secondary reserve,kredit,juga investasi dana jangka panjang.

http://bankernote.com/manajemen-dana-dan-likuiditas-bank/

PERAN BANK INDONESIA DALAM STABILITAS KEUANGAN

Keberhasilan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter tanpa diikuti oleh stabilitas sistem keuangan, tidak akan banyak artinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Stabilitas moneter dan stabilitas keuangan ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Kebijakan moneter memiliki dampak yang signifikan terhadap stabilitas keuangan begitu pula sebaliknya, demikian Bank Indonesia memiliki lima peran utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Yang pertama, yaitu Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Kedua, Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Ketiga, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Keempat, melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan. Kelima, Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai jaring pengaman sistim keuangan  melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR). Fungsi LoLR merupakan peran tradisional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan.



Rabu, 15 Januari 2014

analisa dfd




Pada tugas analisa system dfd ini saya mengambil contoh dfd pada pemesanan tiket bioskop yang terdiri dari 2 entitas yaitu penonton,petugas,8 aliran data yaitu data film,data transaksi pemesanan tiket,film yg dipesan,data tiket,hasil cetak tiket,hasil penjualan tiket,laporan penjualan tiket.4 proses yaitu melakukakan cek data film,input data,cetak tiket,membuat laporan. dan 2 penyimpanan data(data storage) yaitu cinema21,film manager yang pertama ada entitas penonton/konsumen yang berhubungan dengan proses 1.yaitu cek data film dan bioskop dimana penonton dapat melihat data film atau mengecek jam tayang film pada bisokop.setelah mengecek data film kemudian melakukan data transaksi pemesanan tiket yg diinput pada proses 2 yang berupa transaksi pemesanan tempat duduk,jumlah tiket yg dipesan dalam film yang dipilih masuk ke dalam penyimpanan data film.setelah data pemesanan tiket selesai kemudian tiket tercetak pada proses ke 3 dan hasil tiket nya diberikan kepada penonton ketika ingin memasuki studio tiket tersebut dikasih ke petugas kemudian hasil penjualan tiket  dibuat dalam laporan pada proses ke 4 dan hasil laporan tersebut akan diberikan kepada manager.



Kamis, 09 Januari 2014

DFD


Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafik dari sebuah sistem. DFD menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data di mana komponen-komponen tersebut, dan asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut.
Kita dapat menggunakan DFD untuk dua hal utama, yaitu untuk membuat dokumentasi dari  sistem informasi yang ada, atau untuk menyusun dokumentasi untuk sistem informasi yang baru.

Levelisasi DFD adalah :
1. Diagram Konteks
Merupakan diagram tingkat atas yang terdiri dari proses dan menggambarkan hubungan terminator dengan sistem yang mewakili suatu proses. Hubungan antar Terminator dan Data Store tidak digambarkan.

2. Diagram Zero
Diagram ini merupakan diagram tingkat menengah yang menggambarkan proses utama dari dalam sistem, yang terdiri dari hubungan entitas (entity), proses data flow dan penyimpanan data (data store).

3. Diagram Detail atau Diagram Primitif
Diagram Primitif merupakan diagram paling bawah yang tidak dapat diuraikan lagi, sedangkan Diagram Detail masih dapat diuraikan.

Berikut ini tips-tips dalam membuat DFD :
-Pilih notasi sehingga proses yang didekomposisi atau tidak didekomposisi dapat dibaca dengan mudah
-Nama proses harus terdiri dari kata kerja dan kata benda
-Nama yang dipakai untuk proses, data store, dataflow harus konsisten (identitas perlu)
-Setiap level harus konsisten aliran datanya dengan level sebelumnya
-Usahakan agar external entity pada setiap level konsisten peletakannya
-Banyaknya proses  yang disarankan pada setiap level tidak melebihi 7 proses
-Dekomposisi berdasarkan kelompok data lebih disarankan (memudahkan aliran data ke storage yang     sama)
-Nama Proses yang umum hanya untuk prose yang masih akan didekomposisi
-Pada Proses yang sudah tidak didekomposisi, nama Proses dan nama Data harus sudah spesifik
-Aliran ke storage harus melalui proses, tidak boleh langsung dari external entity
-Aliran data untuk Proses Report harus ada aliran keluar. Akan ada aliran masuk jika perlu parameter  untuk  mengaktifkan report
-Aliran data yang tidak ada datastorenya harus diteliti, apakah memang tidak mencerminkan persisten entity (perlu disimpan dalam file/tabel), yaitu kelak hanya akan menjadi variabel dalam program.

Simbol DFD

Terminator/Kesatuan luar (External Entity)

Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luar.Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak.

Entitas Luar (external Entity)Notasi terminator/Kesatuan Luar di DFD

Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, departemen di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terminator dapat juga berupa departemen, divisi atau sistem di luar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. 



Proses Data

suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang ,mesin,atau komputer dan hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk diakukan arus data yang kan keluar dari prises.dan simbol nya ditunjukan dengan simbol lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul.

Simpanan Data (Data Storage)

simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa file  atau database di sistem komputer,arsip, atau catetan manual, tempat data, tabel acuan manual, agenda atau buku.simpanan data di dfd disimbolkan dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup disalah satu ujung nya.



sumber : http://aldyberliawan.blogspot.com/2012/10/pengertian-data-flow-diagram-dan-contoh.html