Kamis, 05 Januari 2012

Ayah


Ayah

engkaulah nafasku
yang menjaga di dalam hidupku
kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
             
            kau tak pernah lelah
            sebagai penopang dalam hidupku
            kau berikan aku semua yang terindah

aku hanya memanggilmu ayah
di saat ku kehilangan arah
aku hanya mengingatmu ayah
jika aku tlah jauh darimu



PERPISAHAN

Perpisahan

Sesungguhnya aku
Tak sanngup mengatakannya
Tapi karna itu semua telah terjadi
Maka ku harus mengatakannya  

Berat,berat rasanya aku meninggalkan mu
          Aku tak sanggup menjalani hidup ini sendirian
          Ingin rasanya ku menangis dipelukan mu

Tapi ku tak sanggup mengatakannya
Semoga dengan perpisahan ini
Kau tidak berhenti menyayangiku       

Kasih,maafkan aku
          Yang membuat hatimu terluka
          Semoga kau mengerti
          Apa yang sebenarnya terjadi diantara kita

Kasih, maafkan aku
Yang membuat hatimu terluka
Semoga kau mengerti
Apa yang sedang terjadi diantara kita

Curhatt yuuuk..

           Pernah ga sih dikasih nasehat sama ortu kalau kita harus saling berbagi sama orang lain ? mungkin selama ini kita berfikir kalu yang dibagi ke orang lain itu hanya benda saja, karena selain berbagi benda, kita juga harus berbagi perasaan. Carany adalah melalui curhat atau curahan hati.hmm.. seberapa penting yah arti curhat buat kita ?

Penting banget
            jelas curhat itu sangatlah penting, karena denagn curhat itu kita bisa saling berbagi perasaan senang dan sedih dengan orang-orang terdekat.  Misalnya kita lagi seneng banget karena abis diajak cowok gebetan kita diajak nonton, lalu kita ingin seluruh dunia tau betapa senangnya perasaan kita.dan kita langsung menceritakannya kepada sahabat-sahabat kita..
          Tidak hanya pada saat-saat bahagia saja kita butuh untuk curhat. Ketika kita sedang bersedih kita pasti akan lebih membutuhkan orang lain untuk mendengarkan masalah kita dan bukan hanya sekedar mendengarkan tapi kita juga berharap orang tersebut bias memberikan saran yang baik dan suatu dorongan untuk diri kita. Dan itulah penting nya curhat untuk mengeluarkan segala perasaan yang ada didalam diri kita dan juga sangat membantu meringankan beban pada pikiran kita.

Aturan Curhat
Meskipun penting bukannya berarti kita bias seenak nya curhat dimana pun,kapanpun,dan denagn siapapun.curhat yang baik itu ada aturannya sendiri,yaitu seperti ini :
* pilih teman curhat yang tepat.
* tahu waktu jika kalian ingin dihargai oleh orang lain.
* cari tempat yang tepat dan nyaman.
* No Drama Queen.tenangkan diri kita sebelum mulai curhat jadi kita bias curhat dengan bahasa yang teratur dan mudah dimengerti.
* curhat masalah yang bervariatif, curahat yg berminggu-minggu dan sampai berbulan-bulan pada topik atau masalah yang sama sehinnga orang yang mendengarkannya merasa sangat bosan karena tidak adanya kemajuan.jadi kita jangan Cuma bisa curhat saja tetapi juga usaha menyelesaikan masalah kita sendiri.


Variasi Curhat
Sebenarnya curhat ga harus sama orang lain kok.. tapi kita juga bisa curhat dengan cara menulis diary,blog.bikin scrap book atau dengan menulis.tadi ada enak dan enggak nya juga curhat dengan cara ini.
^Enaknya :
1.enggak perlu khawatir rahasia kita ketauan sama orang lain. Karena kita menaruh nya ditempat yang paling aman yang hanya kita sendiri yang tau dan mengerti hasil curatan kita.
2. Kita bisa bikin karya yang hebat. Karena biasa nya ungkapan perasaan yang terdalam itu bisa menghasilkan sesuatu yang indah.

^Tidak Enaknya :
1.Akhirnya kita memendam masalah kita sendiri dan enggak bisa dikeluarkan karena hanya kita yang tau dan mengerti hasil curhatan kita sendiri.lebih baik hasil curhatan kita diungkapkan ke orang lain karena kita juga bisa mendapatkan respond an dorongan dr orang-orang terdekat.
2.kalau keseringan curhat sendirian, kita jadi ga bisa punya temen dekat.kita bakal dianggap sebagai cewek yang tertutup dan tidak mau berbagi perasaan dengan orang lain.
         

Kepribadian Kita

Saya pernah membaca suatu artikel artikel majalah yang membahas tentang kepribadian seseorang dimana bila kita menginginkan segala sesuatu apapun itu harus dimotivasikan dengan perasaan cinta atau perasaan syukur terlebih dahulu.contoh nya dikalang para remaja, kalau kita lagi mencintai atau menginginkan seseorang hal yang pertama kita lihat adalah cerminan diri kita, dan ada nya pemikiran seperti ini “pantes ga sih gue dapetin dia” ?
 

Coba kalian hilangkan kata-kata atau kalimat seperti itu dan berfokus pada kelebihan yang kita miliki atau terbiasa lah mencintai diri kita sendiri, karna pada saat kita mencintai diri kita sendiri pasti nya kita akan memiliki rasa bangga pada apa yang kita punya. Dan rasa bangga inilah yang akan membuat kita berfikir secara positif pada apa yang kita ingini hal tersebut. Coba kalian fokuskan dan cintai kehadiran yang ada didalam diri kita, pasti kesempurnaan akan mewujud.  Atau yang biasa kita bila “percaya diri” dan percaya dirilah yang akan membawa kita ke titik dimana kita inginkan.

Dan alesan kenapa kita harus mencintai diri kita sendiri, karna mustahil kita akan merasa baik kalau kita tidak punya rasa cinta terhadap diri kita sendiri. Ketika rasa tidak percaya diri sedang menghampiri kita, disitulah kita menghalangi datang nya semua  cinta dan kebaikan yang sudah tersedia untuk kita. Dan ketika kita merasa buruk terhadap diri kita sendiri, berarti situasi dan lingkungan yang membuat kita merasa buruk terhadap diri kita sendiri. Coba kalian biasakan fokus dan mulai memikirkan semua hal yang indah dan baik tentang kita, cari hal-hak positif dari kita,  dan ketika kita berfokus pada hal-hal tersebut berarti kita berada di tahap menarik hal-hal yang baik dan hebat kepada diri kita sendiri.

Dan yang perlu kita lakukan adalah memulai nya dengan satu pikiran yang panjang tentang sesuatu yang baik,tentang diri kita dan hal itu akan tercipta kedalam diri kita sendiri.pikiran kita adalah awal dari segalanya.

kesimpulan :  bersyukur lah dengan apa yang kita miliki,berfikir secara positif karena pemikiran adalah awal dari segalanya dan cintailah terhadap diri kita sendiri atau dengan kata lain yaitu percaya diri.dengan adanya rasa percaya diri rasa itulah yang akan membawa kita ke titik apa yang kita inginkan.dan buang lah rasa tidak percaya diri atau minder karena hal itu lah yang menghalangi datang nya semua cinta dan kebaikan yang sudah tersedia untuk kita.

Kehidupan

Kehidupan diawali seperti papan tulis yang bersih dan kosong, apa yang menjadi tujuan hidup kita ??
tujuan hidup kita datang nya dari apa yang kita katakan sebagai tujuan dari hidup kita, misi kita adalah misi yang kita berikan pada diri kita sendiri, dan hidup kita adalah hidup yang kita ciptakan sendiri dengan tujuan yg sudah kita persiapkan di awal, tidak ada seorang pun yang berhak mehakimi nya sekarang atau selamanya.
Dan tugas kita adalah kita harus mengisi papan tulis itu dengan apapun yang kita inginkan.Jika kita telah mengisi  nya dengan sampah-sampah masa lalu hapus lah sebersih mungkin,  hapus semua segala sesuatu dari masa lalu yang tidak menguntungkan kita, dan bersyukurlah bahwa Karena masa lalu itu, telah membawa kita ke tempat dimana  kita berada saat ini ke suatu awal yang baru yang dimulai saat ini.


Apa sih kehidupan menurut anda ??
kalau menurut saya pribadi, Kehidupan itu adalah kesedihan,cinta,kebebasan,kebahagian,tawa,canda,usaha dan do’a.
Coba lakukan hal-hal yang kita sukai yang mendatangkan kebahagian, jika kita tidak tau apa yang mendatangkan kebahagian kepada kita,cobalah diam sejenak dan tanyakan kepada diri kita sendiri “Apa kebahagian saya sebenar nya” ??
Dan ketika kita sudah menemukannya dan memberikan komitmen kepada apa yang menjadikan  kesenangan kita, percaya saja kebahagian yang kita inginkan akan datang kedalam hidup kita sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Begitu juga dengan usaha, jika kita tidak berusaha maka kita tidak akan pernah mendapatkan kebahagian, kebahagian yang dimaksud disini yaitu yang berupa harta, harta juga merupakan salah satu dari kebahagian yang menjadikan kita hidup serba berkecukupan oleh karena itu dengan tidak ada nya usaha dan do’a kita juga tidak bisa mendapatkan kebahagian yang berupa harta/kekayaan.

Kesimpulan : mulai lah segalanya dengan keinginan dan harapan yang baik untuk kita lalu berusaha lah bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan tersebut dan belajar lah dari kesalahan yang pernah kita buat dan jadikan kesalahan itu sebagai motivasi atau dorongan untuk menjadikan kita orang yang lebih baik lagi.. J

Berfikir Secara Positif

Terlepas dari apakah kita berfikir kita bisa ataupun kita tidak bias kita benar-benar didalam kedua-dua nya.
Adakah batas dari pemikiran kita ini ? tentu tidak, kita adalah makhluk tak terbatas, tidak ada langit-langit diatas kita, kemampuan bakat karunia dan kekuatan yang ada dalam setiap pribadi yang ada diplanet ini sangatlah tidak terbatas !!
Mungkin atau sering kali kita berfikir seperti ini :”ah, itu memang bagus,tapi saya tidak dapat melakukan nya atau dia tidak akan membiarkan saya melakukannya atau saya tidak mempunyai cukup uang untuk membelinya atau saya tidak cukup kuat untuk melakukannya, dan atau……….(Coba kalian isi sendiri)
Perlu kalian ketahui, disetiap kalimat  “SAYA TIDAK” adalah sebuah penciptaan yang berasal dari pikiran anda sendiri !!  
 

Coba kalian hilangkan semua pikiran dengan kata “SAYA TIDAK”  atau hal-hal yang tidak kita inginkan dan berfokus sejenak pada apa yang kita inginkan, ketika kita mulai memancarkan pemikiran dan perasaan-perasaan yang baik kepada diri kita sendiri, percayalah bahwa kita sedang menciptakan hal-hal baik untuk diri kita, yang perlu kita lakukan hanyalah memulai segalanya dengan pemikiran yang baik, pada saat kita akan memulai nya, dan disitu lah kita akan memunculkan keajaiban untuk diri kita sendiri.
Dan dari sinilah kita sadar betapa pentingnya berfikir secara POSITIF akan segala hal.

kesimpulan : jadi cerita ini menceritakan tentang baik nya berfikir secara positif akan segala hal tidak ada yang perlu ditakutkan atau tidak ada kata menyerah sebelum anda mencoba melakukannya
J

Rabu, 04 Januari 2012

Pengawasan


- Devinisi Pengawasan
Pengawasan dapat disebut juga sebagai evaluating appraising correcting.pengertian pengawasan yaitu proses penjamin pencapaian tujuan organisasi. Jadi disini ada kaitan yang erat antara pengawasan dan perencanaan. Langkah awal suatu pengawasan sebenarnya adalah perencanaan dan penetapan tujuan bedasarkan pada
standar atau sasaran.
Menurut Robert J. Mockler pengawasan yaitu usaha sistematik menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar, menentukan dan mengukur deviasi-deviasai dan mengambil tindakan koreksi yang menjamin bahwa semua sumber daya yang dimiliki telah dipergunakan dengan efektif dan efisien.

- Tipe-Tipe Pengawasan
Donnelly, et al. (dalam Zuhad, 1996:302) mengelompokkan pengawasan menjadi 3 Tipe pengawasan yaitu :
1. Pengawasan Pendahuluan (preliminary control).
2. Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
3. Pengawasan Feed Back (feed back control)

Pengawasan Pendahuluan (preliminary control).
Pengawasan yang terjadi sebelum kerja dilakukan. Pengawasan Pendahuluan menghilangkan penyimpangan penting pada kerja yang diinginkan yang dihasilkan sebelum penyimpangan tersebut terjadi. Pengawasan Pendahuluan mencakup semua upaya manajerial guna memperbesar kemungkinan bahwa hasil-hasil aktual akan berdekatan hasilnya dibandingkan dengan hasil-hasil yang direncanakan.
Memusatkan perhatian pada masalah mencegah timbulnya deviasi-deviasi pada kualitas serta kuantitas sumber-sumber daya yang digunakan pada organisasi-organisasi. Sumber-sumber daya ini harus memenuhi syarat-syarat pekerjaan yang ditetapkan oleh struktur organisasi yang bersangkutan.
Dengan ini, manajemen menciptakan kebijaksanaan-kebijaksanaan, prosedur-prosedur dan aturan-aturan yang ditujukan pada hilangnya perilaku yang menyebabkan hasil kerja yang tidak diinginkan di masa depan. Dipandang dari sudut prespektif demikian, maka kebijaksanaan-¬kebijaksanaan merupakan pedoman-pedoman yang baik untuk tindakan masa mendatang.
 
Pengawasan pendahuluan meliputi; Pengawasan pendahuluan sumber daya manusia, Pengawasan pendahuluan bahan-bahan, Pengawasan pendahuluan modal dan Pengawasan pendahuluan sumber-sumber daya financial.

Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
Pengawasan yang terjadi ketika pekerjaan dilaksanakan. Memonitor pekerjaan yang berlangsung guna memastikan bahwa sasaran-sasaran telah dicapai. Concurrent control terutama terdiri dari tindakan-tindakan para supervisor yang mengarahkan pekerjaan para bawahan mereka.
Direction berhubungan dengan tindakan-tindakan para manajer sewaktu mereka berupaya untuk:
• Mengajarkan para bawahan mereka bagaimana cara penerapan metode¬-metode serta prosedur-prsedur yang tepat.
• Mengawasi pekerjaan mereka agar pekerjaan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Pengawasan Feed Back (feed back control)
Pengawasan Feed Back yaitu mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksakan, guna mengukur penyimpangan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan standar.
Pengawasan yang dipusatkan pada kinerja organisasional dimasa lalu. Tindakan korektif ditujukan ke arah proses pembelian sumber daya atau operasi-operasi aktual. Sifat kas dari metode-metode pengawasan feed back (umpan balik) adalah bahwa dipusatkan perhatian pada hasil-hasil historikal, sebagai landasan untuk mengoreksi tindakan-tindakan masa mendatang.
Adapun sejumlah metode pengawasan feed back yang banyak dilakukan oleh dunia bisnis yaitu:
• Analysis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
• Analisis Biaya Standar (Standard Cost Analysis)
• Pengawasan Kualitas (Quality Control)
• Evaluasi Hasil Pekerjaan Pekerja (Employee Performance Evaluation)

- Tahap-Tahap Dalam Proses Pengawasan
Dalam melakukan pengawasan terhadap bawahan yang dilakukan oleh manajer ataupun atasan maka perIu dilakukan tahapan atau proses pengawasan. Menurut Kadarman (2001, hal. 161) langkah-langkah proses pengawasan yaitu:

a. Menetapkan Standar
Karena perencanaan merupakan tolak ukur untuk merancang pengawasan, maka secara logis hal irri berarti bahwa langkah pertama dalam proses pengawasan adalah menyusun rencana. Perencanaan yang dimaksud disini adalah menentukan standar.
b. Mengukur Kinerja
Langkah kedua dalam pengawasan adalah mengukur atau mengevaluasi kinerja yang dicapai terhadap standar yang telah ditentukan.
c. Memperbaiki Penyimpangan
Proses pengawasan tidak lengkap jika tidak ada tindakan perbaikan terhadap penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.

Sedangkan menurut G. R. Terry dalam Sukama (1992, hal. 116) proses pengawasan terbagi atas 4 tahapan, yaitu:
1.             Menentukan standar atau dasar bagi pengawasan.
2.            Mengukur pelaksanaan
3.            Membandingkan pelaksanaan dengan standar dan temukanlah perbedaan jika ada.
4.            Memperbaiki penyimpangan dengan cara-cara tindakan yang tepat.

Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa proses pengawasan dilakukan berdasarkan beberapa tahapan yang harus dilakukan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan standard perencanaan sehingga dalam melakukan pengawasan manajer mempunyai standard yang jelas.

Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah mengukur kinerja pegawai, sejauh mana pegawai dapat menerapkan perencanaan yang telah dibuat atau ditetapkan perusahaan sehingga perusahaan dapat mencapai tujuannya secara optimal. Kemudian setelah menetapkan standar dan mengukur kinerja maka hal yang perlu dilakukan adalah membandingkan pelaksanaan dengan standar yang telah membandingkan pelaksanaan dengan standar yang telah ditetapkan. Dan yang terakhir adalah melakukan perbaikan jika ditemukan penyimpangan­-penyimpangan yang terjadi.

- Pentingnya Pengawasan
Suatu prganisasi akan berjalan terus dan semakin komplek dari waktu ke waktu, banyaknya orang yang berbuat kesalahan dan guna mengevaluasi atas hasil kegiatan yang telah dilakukan, inilah yang membuat fungsi pengawasan semakin penting dalam setiap organisasi. Tanpa adanya pengawasan yang baik tentunya akan menghasilkan tujuan yang kurang memuaskan, baik bagi organisasinya itu sendiri maupun bagi para pekerjanya.
Ada beberapa alasan mengapa pengawasan itu penting, diantaranya :
  • Perubahan lingkungan organisasi
Berbagai perubahan lingkungan organisasi terjadi terus-menerus dan tak dapat dihindari, seperti munculnya inovasi produk dan pesaing baru, diketemukannya bahan baku baru dsb. Melalui fungsi pengawasannya manajer mendeteksi perubahan yang berpengaruh pada barang dan jasa organisasi sehingga mampu menghadapi tantangan atau memanfaatkan kesempatan yang diciptakan perubahan yang terjadi.
  • Peningkatan kompleksitas organisasi
Semakin besar organisasi, makin memerlukan pengawasan yang lebih formal dan hati-hati. Berbagai jenis produk harus diawasi untuk menjamin kualitas dan profitabilitas tetap terjaga. Semuanya memerlukan pelaksanaan fungsi pengawasan dengan lebih efisien dan efektif.
  • Meminimalisasikan tingginya kesalahan-kesalahan
Bila para bawahan tidak membuat kesalahan, manajer dapat secara sederhana melakukan fungsi pengawasan. Tetapi kebanyakan anggota organisasi sering membuat kesalahan. Sistem pengawasan memungkinkan manajer mendeteksi kesalahan tersebut sebelum menjadi kritis.

  • Kebutuhan manager untuk mendelegasikan wewenang
          Bila manajer mendelegasikan wewenang kepada bawahannya tanggung jawab atasan itu sendiri tidak berkurang. Satu-satunya cara manajer dapat menen-tukan apakah bawahan telah melakukan tugasnya adalah dengan mengimplementasikan sistem penga-wasan.
  • Komunikasi
  • Menilai informasi dan mengambil tindakan koreksi
Langkah terakhir adalah pembandingan penunjuk dengan standar, penentuan apakah tindakan koreksi perlu diambil dan kemudian pengambilan tindakan.

- Perancangan Proses Pengawasan 
Wiliam H. Newman menetapkan prosedure sistem pengawasan dimana dikemukakan 5 jenis pendekatan, yaitu:

1) Merumuskan hasil yang di inginkan
Yang dihubungkan dengan individu yang melaksanakan.

2) Menetapkan penunjuk hasil
Dengan tujuan untuk mengatasi dan memperbaiki penyimpangan sebelum kegiatan diselesaikan, yaitu dengan:
• Pengukuran input
• Hasil pada tahap awal
• Gejala yang dihadapi
• Kondisi perubahan yang diasumsikan

3) Menetapkan standar penunjuk dan hasil
Dihubungkan dengan kondisi yang dihadapi.

4) Menetapkan jaringan informasi dan umpan balik
Dimana komunikasi pengawasan didasarkan pada prinsip manajemen by excetion yaitu atasan diberi informasi bila terjadi penyimpangan pada standar.

5) Menilai informasi dan mengambil tindakan koreksiBerdasarkan uraian di atas, maka dapat diambil satu kesimpulan bahwa proses pengawasan merupakan hal penting dalam menjalankan kegiatan organisasi, oleh karena itu setiap pimpinan harus dapat menjalankan fungsi pengawasan sebagai salah satu fungsi manajemen.
Pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan organisasi akan memberikan implikasi terhadap pelaksanaan rencana, sehingga pelaksanaan rencana akan baik jika pengawasan dilakukan secara baik, dan tujuan baru dapat diketahui tercapai dengan baik atau tidak setelah proses pengawasan dilakukan. Dengan demikian peranan pengawasan sangat menentukan baik buruknya pelaksanaan suatu rencana.
 

Mengenai pentingnya pelaksanaan pengawasan untuk mensukseskan rencana, Winardi (2000:172) mengungkapkan bahwa: “pengawasan berarti membuat sesuatu terjadi, sesuai dengan apa yang menurut rencana akan terjadi. Perencanaan dan pengawasan boleh dikatakan tidak dapat kita pisahkan satu sama lain, dan mereka ibarat: kembar siam dalam bidang manajemen”.

- Bidang-bidang Pengawasan Strategik
Bidang strategik yang dapat membuat organisasi secara keseluruhan mencapai sukses yaitu :
- Transaksi Keuangan
- Analisis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
- Manajemen Kas (Cash Management)
- Pengelolaan Biaya (Cost Control)
  • Hubungan Manajer dan Bawahan
Hubungan antara manager dan bawahan juga harus baik dan terjaga. Sebisa mungkin ada hubungan 2 arah antara manager dan bawahan, bukan hubungan searah dimana manager terus-terusan memberi perintah kepada bawahan tanpa mau mendengar keluhan dan perasaan bawahannya. Bila ada hubungan harmonis seperti keluarga dalam suatu perusahaan maka akan tercipta team kerja yang solid dan kuat dalam menjalankan perusahaan.
  • Operasi-operasi Produktif

- Alat Bantu Pengawasan Manajerial
Alat-alat pengawasan yang paling dikenal dan paling umum yang banyak digunakan adalah :
management by exception (MBE)
MBE adalah suatu kemampuan dasar yang disediaakan oleh sistem informatika yang berbasis komputer yang memikul sebagian tanggungjawab dalam pengendalian sistem fisik maka waktu yang dimiliki manajer dapat digunakan secara efektif.

Pada Management By Exception (MBE) seorang manajer untuk dapat melakukan pengendalian atas bagian yang menjadi tanggungjawabnya harus didukung oleh tersedianya :
1) Informasi mengenai apa yang telah dan sedang dicapai pada unit kerjanya.
2) Standar kinerja yang dapat menunjukkan apa yang harus dicapai oleh unit kerjanya.

Standar yang dikombinasikan dengan output informasi misalnya laporan penjualan maka memungkinkan terjadinya Management By Exception. MBE adalah gaya atau tindakan yang dilakukan manajer apabila terjadi letidalsesuaian antara Kinerja Aktual( apa yang telah dan sedang dicapai ) dengan Standar Kinerja ( apa yang harus dicapai).

Ω Keputusan yang dapat diambil antara lain:
- Menyimpan sisa produksi susu bantal di gudang untuk persediaan stock.
- Menjual kepada agen atau eceran terdekat dengan harga yang terjangkau.
- Mempromosikan untuk penjualan sebagai hadiah atau sampel.

Dalam mengmbil keputusan manajer harus diperhitungkan :
1. manajer tidak membuang waktu memantau aktivitas yang berlangsung secara normal
2. keputusan dapat lebih terfokus pada hal hal yang lebih memerlukan perhatian.
3. perhatian dipusatkan pada peluang-peluang maupun hal hal yang berjalan

Management Information System (MIS)

MIS yaitu suatu metoda informal pengadaan dan penyediaan bagi manajemen, informasi yangdiperlukan dengan akurat dan tepat waktu untuk membantu proses pembuatan keputusan danmemungkinkan fungsi-fungsi perencanaan, pengawasan dan operasional organisasi yang dilaksanakansecara efektif.

Tahap perancangan dari MIS yaitu :
v Survai pendahuluan dan perumusan masalah.
v Desain konsepsual.v Desain terperinci.
v Implementasi akhir.

Agar MIS berjalan efektif maka harus memenuhi lima kriteria, yaitu :
v Mengikut sertakan pemakai dalam tim perancangan.
v Mempertimbangkan secara hati-hati biaya sistem.
v Memperlakukan informasi yang relevan dan terseleksi.
v Adanya pengujian pendahuluan.v Menyediakan latihan dan dokumentasi tertulis bagi para operator dan pemakai sistem.

Kriteria utama MIS efektif yaitu :
v Pengawasan terhadap kegiatan yang benar.
v Tepat waktu dalam pemakaiannya.v Menekan biaya secara efektif.
 v Sistem yang digunakan harus tepat dan akurat.
v Dapat diterima oleh yang bersangkutan

- Karakteristik-karakteristik Pengawasan yang efektif.
·         Akurat, yaitu dimana data harus dapat dijadikan pedoman dan valid.
·         Tepat waktu, yaitu dikumpulkan,disampaikan dan dievaluasi secara cepat dan  tepat dimana kegiatan perbaikan perlu dilaksanakan.
·         Obyektif, yaitu dalam arti mudah dipahami.
·         Terpusat pada titik pengawasan strategic, yaitu dengan memusatkan pada bidang-bidang penyimpangan yang paling serius terjadi.
·         Realistik secara ekonomis, yaitu dimana biaya sistem pengawasan harus lebih rendah atau sama dengan kegunaan yang didapat.
·         Realistik secara organisasional, yaitu cocok denagn kenyataan yang ada di organisasi.
·         Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi, yaitu karena adapat menimbulkan sukses atau gagal nya opersi serta harus sampai pada karyawan yang memerlukannya.
·         Fleksibel, yaitu harus dapat menyesuaikan dengan situasi yang dihadapi,sehingga tidak harus buat sistem baru bila terjadi perubahan kondisi.
·         Bersifat sebagai petunjuk dan operasional, yaitu dimana harus dapat menunjukkan deviasi standar sehingga dapat menentukan koreksi yang akan diambil.
·         Diterima para anggota organisasi, yaitu mampu mengarahkan pelaksanaan kerja anggota organisasi dengan mendorong perasaan ekonomi,tanggung jawab dan prestasi.